Prosedur Keselamatan Kerja di Laboratorium Kimia

 

Prosedur keselamatan kerja di laboratorium kimia menjadi hal yang penting untuk diperhatikan. Dalam prakteknya, pekerjaan yang dilakukan di sini memiliki risiko yang cukup tinggi sehingga perlu menaati prosedur yang ditentukan sesuai standar. Apa saja prosedurnya?

Memakai pakaian laboratorium

Pakaian di laboratorium kimia adalah menggunakan jas yang sudah seseuai peraturan, sarung tangan dan pelindung lainnya yang bersifat nyaman. Selain itu, bagi pria maupun wanita raambut harus diikat agar terhindar dari hal-hal tidak diinginkan. 

Begitu juga dengan alas kaki harus menggunakan safety shoes yang Anda dapat temukan dengan mudah di toko alat safety, dan hindari penggunaan perhiasan yang bisa rusak karena bahan kimia. Tujuannya adalah melindungi tubuh agar aman sesuai dengan prosedur keselamatan kerja.

Pemindahan bahan kimia

Jika memindahkan bahan di laboratorium kimia, ada hal yang perlu dilakukan yaitu membaca label untuk menghindari kesalahan pengambilan bahan. Lalu, pindahkanlah sesuai jumlah yang diperlukan dan jangan gunakan bahan kimia berlebihan. Sebaiknya, jangan pula mengembalikan bahan kimia ke tempat botol semula guna menghindari kontaminasi.

Pemindahan bahan kimia padat

Apabila laboran ingin  memindahkan bahan kimia yang bersifat padat, sebaiknya gunakan sendok atau alat lainnya yang bukan berasal dari bahan logam. Kemudian keluarkanlah secara perlahan dan jangan keluarkan bahan kimia berlebihan. 

Agar lebih optimal perlu memindahkan peralatan terbebas dari kontaminasi. Lalu, hindarilah satu sendok yang digunakan untuk berbagai macam bahan kimia lainnya.

Pemanasan larutan dalam tabung reaksi

Sementara itu jika ingin melakukan pemanasan menggunakan tabung reaksi adalah isi tabung reaksi sebagian saja. Api pemanas harus berada di bagian bawah larutan. Kemudian goyangkan tabung reaksi agar pemanasn merata. Arahkan mulut tabung pada tempat yang aman agar percikannya tidak terkena orang lain.

Pemanasan dalam gelas kimia

Untuk memanaskan larutan dalam sebuah gelas kimia prosedur yang harus dipenuhi adalah selalu gunakan kaki tiga sebagai penopangnya. Batang gelas harus diletakkan pada gelas kimia guna menghindari pemanasan yang bersifat mendadak. Isikan air pada gelas dalam jumlah seperempatnya guna menghindari adanya tumpahan yang dapat berbahaya.

Peralatan dan cara kerja

Beberapa peralatan, perlengkapan alat kerja, dan cara kerja labratorium kimia lainnya adalah ketika memegang botol reagen harus dipegang pada bagian label pada telapak tangan. Hindarilah pecahan kaca dari bahan yang terbuat dari kaca. Sebaiknya perlu menggunakan sarung tangan demi keamanan. Hindarilah cairan berbahaya agar tidak sampai tumpah.

Pembuangan limbah

Limbah dari laboratorium kimia dapat mencemari lingkungan, maka dari itu beberapa prosedurnya antara lain adalah jangan buang langsung ke lingkungan dan buanglah pada tempat khusus berdasarkan kriteria limbah. Segeralah buang limbah bahan kimia setelah digunakan. Limbah yang berbentuk cair dan tidak larut di dalam air serta beracun bisa dikumpukan pada suatu tempat dengan label yang sejelas-jelasnya.

Jika terkena bahan kimia

Ketika terkena bahan kimia, hal yang harus dilakukan adalah pertama janganlah panik. Mintalah bantuan orang-orang terdekat dan bersihkan bagian tersebut dengan air hingga bersih. Jika terkena kulit sebaiknya jangan digaruk lalu bawalah keluar korban agar dapat menghirup banyak oksigen.

Bahan kombinasi yang perlu dihindari

Bahan-bahan di laboratorium kimia memiliki sifat berbeda-beda dan memiliki potensi kecelakaan kerja. Oleh sebab itu perlu menghindari kombinasi bahan kimia berbahaya seperti:

  1. Natrium atau Kalium dengan air

  2. Amonium nitrat, serbuk seng dan air

  3. Kalium nitrat dengan natrium asetat

  4. Nitrat dengan ester

  5. Peroksida dengan magnesium, seng atau aluminium

  6. Benzena atau alkohol dengan api

  7. Gas berbahaya

Selain bahan kombinasi, beberapa gas di laboratorium kimia juga dapat berbahaya bila tidak ditempatkan dengan baik. Contohnya saja adalah gas HCl, HF, nitrat dan nitrit, klorin, sulfur dioksida yang dapat membuat iritasi. Sebaiknya hindari gas monoksida yang dapat mematikan serta hidrogen sianida yang memiliki aroma dan gas yang sangat beracun.

Demikian tadi prosedur keselamatan kerja di laboratorium kimia. Semoga bermanfaat!


Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *